Sabtu, 13 Oktober 2012
Pengaruh Transmisi Budaya Pada Pola Asuh
Transmisi budaya dapat terjadi sesuai dengan awal pengembangan dan pengasuhan yang diterapkan pada masing-masing individu. Dimana proses seperti Enkulturasi ataupun Akulturasi yang mempengaruhi perkembangan psikologis individu tergantung dengan bagaimana individu mendapat pengasuhan dan bagaimana lingkungan yang diterimanya.
Individu tidak mampu berdiri sendiri, melainkan hidup dalam hubungan antar sesama individu. Dengan demikian dalam hidup dan kehidupannya manusia selalu mengadakan kontak dengan manusia lain. Karena itu manusia sebagai individu juga merupakan makhluk sosial yang hidup dalam masyarakat.
Selasa, 09 Oktober 2012
PENGERTIAN LINTAS BUDAYA
Lintas Budaya dekat sekali dengan isu-isu otonomi daerah, pluralisme ada multikulturalisme yang sedang hangat saat ini. Itu tidak hanya mengandung unsur-unsur kelokalan tapi juga bisa dikategorikan studi hubungan internasional apabila levelnya adalah internasional dan lintas negara.
Lintas Budaya adalah studi ilmiah tentang perilaku manusia dan proses mental, termasuk variabilitas dan invarian, di bawah kondisi budaya yang beragam. Melalui memperluas metodologi penelitian untuk mengenali variasi budaya dalam perilaku, bahasa dan makna, ia berusaha untuk memperpanjang, mengembangkan dan mengubah psikologi.
Menurut Seggal, Dasen dan Poortinga (1990) psikologi lintas budaya adalah kajian ilmiah mengenai perilaku manusia dan penyebarannya, sekaligus memperhitungkan cara perilaku itu dibentuk dan dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan sosial dan budaya. Pengertian ini mengarahkan perhatian pada dua hal pokok, yaitu keragaman perilaku manusia di dunia dan kaitan antara perilaku individu dengan konteks budaya, tempat perilaku terjadi.
Menurut Triandis, Malpass dan Davidson (1972) psikologi lintas budaya mencakup kajian suatu pokok persoalan yang bersumber dari dua budaya atau lebih, dengan menggunakan metode pengukuran yang ekuivalen, untuk menentukan batas-batas yang dapat menjadi pijakan teori psikologi umum dan jenis modifikasi teori yang diperlukan agar menjadi universal. Sementara Brislin, Lonner dan Thorndike (1973) menyatakan bahwa psikologi lintas budaya ialah kajian empirik mengenai anggota berbagai kelompok budaya yang telah memiliki perbedaan pengalaman, yang dapat membawa ke arah perbedaan perilaku yang dapat diramalkan dan signifikan. Triandis (1980) mengungkapkan bahwa psikologi lintas budaya berkutat dengan kajian sistematik mengenai perilaku dan pengalaman sebagaimana pengalaman itu terjadi dalam budaya yang berbeda, yang dipengaruhi budaya atau mengakibatkan perubahan-perubahan dalam budaya yang bersangkutan.
HUBUNGAN LINTAS BUDAYA DENGAN ILMU LAIN
Budaya psikologi berkaitan dengan lokasi tertentu, perspektif dan keyakinan budaya yang telah dibesarkan dalam atau yang paling terbiasa.
Lintas Budaya psikologi berkaitan dengan belajar bagaimana menjadi peka terhadap kebutuhan budaya lainnya, keinginan dan keyakinan.
Triandis memandang budaya memiliki kerja yang persis sama seperti halnya memori bagi individu. Kita tahu bahwa memori adalah bagian yang sangat vital dalam kehidupan seorang individu. Tanpa memori seorang individu tidak pernah bisa belajar apapun juga. Hal itu berarti kematian bagi manusia, karena tidak ada satupun keterampilan untuk hidup yang dapat dikuasai. Memorilah yang menentukan segala pikiran dan perilaku manusia. Demikian juga masyarakat bisa tumbuh dan berkembang karena adanya budaya. Tanpanya, tidak akan ada masyarakat. Itu artinya tidak ada juga namanya manusia seperti diri kita sekarang.
ARTIKEL PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA
Penelitian lintas budaya dapat menghasilkan informasi penting tentang banyak topik yang menarik bagi psikologi. Dalam salah satu studi yang paling terkenal, para peneliti menemukan bukti bahwa proses persepsi manusia mengembangkan berbeda tergantung pada apa jenis bentuk dan sudut orang yang terkena setiap hari di lingkungan mereka. Masyarakat yang tinggal di negara-negara seperti Amerika Serikat dengan banyak bangunan yang mengandung 90-derajat sudut yang rentan terhadap ilusi optik yang berbeda daripada yang di desa-desa Afrika pedesaan, di mana bangunan tersebut tidak normal. Lintas budaya penelitian juga menemukan bahwa gejala gangguan psikologis yang paling bervariasi dari satu budaya ke budaya lain, dan telah menyebabkan pertimbangan ulang tentang apa yang merupakan seksualitas manusia normal. Sebagai contoh, homoseksualitas, perilaku patologis lama dianggap di Amerika Serikat, adalah disetujui dalam budaya lain dan bahkan didorong dalam beberapa sebagai outlet seksual yang normal sebelum menikah.
DAFTAR PUSTAKA
Matsumoto, D. (2002). Culture, psychology, and education. In W. J . Lonner, D. L. Dinnel, S. A.
Segall, M.H., Dasen, P.R., Berry, J.W., & Poortinga, Y.H. (1999). Human Behavior in Global Perspective : An Intoduction to Cross-Cultural Psychology. New York : Perganon Press.
Triandis, H. C. (2002). Odysseus wandered for 10, I wondered for 50 years. In W. J. Lonner, D. L. Dinnel, S. A. Hayes, & D. N. Sattler (Eds.), Online Reading in Psychology and Culture (Unit 2, Chapter 1), Center for Cross-Cultural Research, Western Washington University, Bellingham, Washington USA.
Lintas Budaya adalah studi ilmiah tentang perilaku manusia dan proses mental, termasuk variabilitas dan invarian, di bawah kondisi budaya yang beragam. Melalui memperluas metodologi penelitian untuk mengenali variasi budaya dalam perilaku, bahasa dan makna, ia berusaha untuk memperpanjang, mengembangkan dan mengubah psikologi.
Menurut Seggal, Dasen dan Poortinga (1990) psikologi lintas budaya adalah kajian ilmiah mengenai perilaku manusia dan penyebarannya, sekaligus memperhitungkan cara perilaku itu dibentuk dan dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan sosial dan budaya. Pengertian ini mengarahkan perhatian pada dua hal pokok, yaitu keragaman perilaku manusia di dunia dan kaitan antara perilaku individu dengan konteks budaya, tempat perilaku terjadi.
Menurut Triandis, Malpass dan Davidson (1972) psikologi lintas budaya mencakup kajian suatu pokok persoalan yang bersumber dari dua budaya atau lebih, dengan menggunakan metode pengukuran yang ekuivalen, untuk menentukan batas-batas yang dapat menjadi pijakan teori psikologi umum dan jenis modifikasi teori yang diperlukan agar menjadi universal. Sementara Brislin, Lonner dan Thorndike (1973) menyatakan bahwa psikologi lintas budaya ialah kajian empirik mengenai anggota berbagai kelompok budaya yang telah memiliki perbedaan pengalaman, yang dapat membawa ke arah perbedaan perilaku yang dapat diramalkan dan signifikan. Triandis (1980) mengungkapkan bahwa psikologi lintas budaya berkutat dengan kajian sistematik mengenai perilaku dan pengalaman sebagaimana pengalaman itu terjadi dalam budaya yang berbeda, yang dipengaruhi budaya atau mengakibatkan perubahan-perubahan dalam budaya yang bersangkutan.
HUBUNGAN LINTAS BUDAYA DENGAN ILMU LAIN
Budaya psikologi berkaitan dengan lokasi tertentu, perspektif dan keyakinan budaya yang telah dibesarkan dalam atau yang paling terbiasa.
Lintas Budaya psikologi berkaitan dengan belajar bagaimana menjadi peka terhadap kebutuhan budaya lainnya, keinginan dan keyakinan.
Triandis memandang budaya memiliki kerja yang persis sama seperti halnya memori bagi individu. Kita tahu bahwa memori adalah bagian yang sangat vital dalam kehidupan seorang individu. Tanpa memori seorang individu tidak pernah bisa belajar apapun juga. Hal itu berarti kematian bagi manusia, karena tidak ada satupun keterampilan untuk hidup yang dapat dikuasai. Memorilah yang menentukan segala pikiran dan perilaku manusia. Demikian juga masyarakat bisa tumbuh dan berkembang karena adanya budaya. Tanpanya, tidak akan ada masyarakat. Itu artinya tidak ada juga namanya manusia seperti diri kita sekarang.
ARTIKEL PSIKOLOGI LINTAS BUDAYA
Penelitian lintas budaya dapat menghasilkan informasi penting tentang banyak topik yang menarik bagi psikologi. Dalam salah satu studi yang paling terkenal, para peneliti menemukan bukti bahwa proses persepsi manusia mengembangkan berbeda tergantung pada apa jenis bentuk dan sudut orang yang terkena setiap hari di lingkungan mereka. Masyarakat yang tinggal di negara-negara seperti Amerika Serikat dengan banyak bangunan yang mengandung 90-derajat sudut yang rentan terhadap ilusi optik yang berbeda daripada yang di desa-desa Afrika pedesaan, di mana bangunan tersebut tidak normal. Lintas budaya penelitian juga menemukan bahwa gejala gangguan psikologis yang paling bervariasi dari satu budaya ke budaya lain, dan telah menyebabkan pertimbangan ulang tentang apa yang merupakan seksualitas manusia normal. Sebagai contoh, homoseksualitas, perilaku patologis lama dianggap di Amerika Serikat, adalah disetujui dalam budaya lain dan bahkan didorong dalam beberapa sebagai outlet seksual yang normal sebelum menikah.
DAFTAR PUSTAKA
Matsumoto, D. (2002). Culture, psychology, and education. In W. J . Lonner, D. L. Dinnel, S. A.
Segall, M.H., Dasen, P.R., Berry, J.W., & Poortinga, Y.H. (1999). Human Behavior in Global Perspective : An Intoduction to Cross-Cultural Psychology. New York : Perganon Press.
Triandis, H. C. (2002). Odysseus wandered for 10, I wondered for 50 years. In W. J. Lonner, D. L. Dinnel, S. A. Hayes, & D. N. Sattler (Eds.), Online Reading in Psychology and Culture (Unit 2, Chapter 1), Center for Cross-Cultural Research, Western Washington University, Bellingham, Washington USA.
Kamis, 23 Agustus 2012
Misery
Misery
Dewa adalah lelaki yang aku cinta dan aku benar-benar menyayanginya
dulu,bahkan sampai sekarang. Ini kisah sewaktu aku SMA. Nama ku Gea aku wanita
yang suka lagu-lagu yang masuk kedalam genre rock,electrick,dan underground.
Sewaktu SMA kelas 2 aku sangat menyukai modern dance bahkan aku sering tampil
di SMA ku sendiri bersama 3 orang teman ku.
Ketika kelas 2 SMA aku sering mendengar nama dewa dari
wanita-wanita penggosip di kelas ku, aku bukan wanita yang suka menggosip tapi
kalau untuk mendengarkan ya mungkin aku salah satu pendengar yang baik di
antara teman-temanku. Aku sering melihat dewa keluar masuk kelas ku untuk
mengobrol bersama teman-temannya, ya dia adalah symbol dari anak-anak IPA dan
symbol dari cowo-cowo metropolitan di SMA ini.
Semua SMA ku dari mulai anak IPA, IPS bahkan sampai adik kelas 1 dan 2
mengenalnya yaa karna dy lelaki yang
lumayan tampan dan bersih di sekolah ini, wanita mana yang tidak menengok ketika melihat lelaki yang tampan dan rapih
juga bersih ini di depan mukanya. Dan yang membuat ia lebih terkenal ialah
bahwa ia ketua sebuah organisasi di SMA ini, banyak adik-adik kelas yang
mengikuti organisasi tersebut bahkan 90% pengikut anggotanya adalah wanita,IT’S
FUCK’N CRAZY. Aku tau mengapa mereka memasuki organisasi ini,ya mungkin hanya
untuk kenal dengan dewa.
Aku mengenal dewa saat aku kelas 3 SMA, maaf mungkin dewa
yang kenal aku saat kelas 3, kalau aku kenal dia dari kelas 2 SMA ya karena aku
tidak terkenal di sini. Ketika kelas 3 dewa dipilih oleh teman-teman menjadi
ketua kelas kami, sebelum itu sewaktu pemilihan ada 3 kandidat di kelas ku ada
tiah,foland dan dewa, aku tau dari anak-anak bahwa tiah adalah mantan dari dewa
hmmm mereka ternyata pasangan yang sama-sama polos menurutku. Sepasang mantan kekasih yang memperebutkan
kursi ketua kelas lucukan yah Hahahahaha.
Tiah dengan logo Teruskan dan dewa dengan logo lebih cepat lebih asik
logo-logo dimana saat pemilhan presiden tahun 2009 antara SBY dan Jusuf kala. Dan dewa menang telak atas pemilihan tersebut
dewa 60% dan tiah 19% dan sisanya foland, yang akhirnya dewalah di pilih
sebagai ketua kelas dan foland wakil serta tiah sebagai sekertaris. Dan aku di
pilih sebagai sekertaris ke 3 oleh dewa, saat itu dewa belum mengenalku dan dia
asal tunjuk agar aku menjadi sekertaris,SIAL.
Kelas ku ini sangat terpaku kepada dewa, ketika dewa tidak masuk sekolah
maka akan sangat sepi kelas ini tanpa dy, aku juga merasa begitu,dan saat dewa
masuk maka akan ada banyak cerita di dalam kelas ini, dewa mempunyai club
temen-temen gengnya bernama BLACKLIST, dimana anak-anak yang sudah di cap jelek
oleh guru-guru favorite mereka masing-masing. Dewa sang ketua kelas dan
proklamatorpun sering terkena target utama dari guru matimatika Pak Dudi, ya karena
dewa tidak pandai dalam hal menghitung, katanya sih otaknya ga singkron dengan
angka-angka so dy ga bisa pelajaran yang berhubungan dengan angka tapi kalo
soal menghafal aku salutkan itu emang jagodeh dy mah.
Dikelas ku, dewa juga punya geng yang disebut Gerobak =
gerombolan orang batak. Di kelas ini semua petingginya orang batak gimana ga
rame ni kelas di pimpin orang-orang batak yang suaranya gede-gede banget. Jojo
adalah salah satu pelopor dari gerakan tersebut, salah satu anggota dari
gerobak dan juga salah satu dari anak buah dewa. Saat di kelas para perempuan
ini sedang ngomongin dewa, aku hanya sebagai pendengar dan penonton saja “ada
yang beda dari dewa yah kayanya” yula angkat bicara soal dewa, “iya, apa ya? agak
mudaan kali yeh” saut indah, dan aku melihat jelas dewa,ternyata dewa cukur
kumis OH MY GOD, Cuma dewa cukur kumis aja di jadiin bahan gosipan, aduhh
anak-anak inideh. O’ia jojo itu anak
buah dewa yang, huuhh,sumpah sering banget ngisengin aku di kelas dy hobi foto-foto
ketika orang lagi ga ngeh kalo ada yang foto, ada yang lagi nguap, lagi
bengong, tidur di kelas bahkan ada yang lagi ngomel di foto saat lagi
monyong-monyongnya tuh mulut Hahahaha.
Dan semua foto itu di Tag di FB astagah muka lagi jelek-jeleknya malah
di Tag kan ngaco tuh,dan foto ku lumayan banyak berkeliaran di situs FB yang
langsung di post hari itu juga sehabis memfoto.
Hari ini hari rabu dan aku melihat dewa di parkiran motor yang berjalan sangat
lemas. Aku melihat wajahnya yang banyak memendam masalah, tapi apa iya seorang
dewa yang selalu senang dan bahagia itu punya masalah juga. Dugaan ku benar,
dewa yang masuk kelas dan langsung diam dan tidak ada suara, anak-anak langsung
berpaling pandangan dan langsung menghadap dewa yang biasanya datang dengan
tawa dan kocak ini malah diam dan duduk lalu diam dan merebahkan kepalanya di
meja. Semua di kelas kupun
bertanya-tanya “kenapa tuh si dewa tumben datang diem?” saut imel temanku “ada masalah kayanya dy ini” aku
menjawab sambil melihat ke dewa yang wajahnya di tutup sweter.
Di kelas,dewa yang biasanya berisik oleh dewa sekarang malah
menjadi bingung dan tenang, ini seperti berada di kelas utama yang paling
pintar tidak ada suara ocehan dari mulut dewa sedikitpun dan anak-anak buahnya
pun ikut diam dan hanya sedikit tertawa. Bahkan itu terjadi sampai pulang
sekolah, ya aku merasakan sebuah kesepian di kelas ini, sangat sangat sepi
sekali. Anak- anak memperkirakan bahwa dewa sedang sakit makannya dy diam, tapi
jujur aku baru pertama kali melihat dewa yang diam dan stey cool itu diam dan
aku menyukainya, aku melihat dy yang tenang dan diam,aku sangat menyukai itu.
bahkan tatapan matanya yang biasapun sekarang berubah menjadi tajam, seperti
ada sebuah kebencian dan dendam yang di
cerminkan oleh matanya. Aku memikirkan itu sampai pulang sekolah. “kenapa ya dewa berubah drastic gitu sifatnya”
saut tiah mantanya saat keluar dari kelas “iya dewa beda banget hari ini”
sambar rini yang sembari mikir. Aku hanya diam dan memikirkan dewa juga
tentunya yang berubah 900 kelakuannya itu.
Kamis, baju batik coklat dan rok rempel hitam,huhhh apa
sekarang dewa masih seperti kemarin ya, itu terlintas di dalam otakku ketika
aku sedang berjalan menuju sekolah. Sampai sekolah aku belum melihat dewa, dia
itu tukang telat pokoknya kalo dewa datang pasti sekitar 1 menit langsung bell
bahkan sering dy datang maka bell pasti berbunyi. “dewa masih kalem kali ye kaya kemaren” indah
yang sambil mengerjakan PR pagi-pagi “bisa jadi sih” sahut ku yang sembari ikut
nimbrung nyontek. Tidak lama bell berbunyi dewapun datang ehemm dy terlihat
tidak seperti kemarin, dy berubah begitu cepat sangat sangat cepat, seperti
kemarin tidak terjadi apa-apa.
Dewa yang kemarin diam itu sekarang beraksi kembali,anak-anak
banyak yang menanyakan “udah sembuh ni” “gue ga sakit kali mba” jawabnya sembari
tertawa bebas. Aku melihat kebebasan dan tiada beban lagi di matanya.
Semester 2,
aku sedang dalam perjalanan ke rumah temanku rini jam 3 pagi untuk meminta hasil bocoran UN. Dan semua kelas punya basecam masing-masing dan kelas ku di rumah rinilah basecamnya. Aku yang bersama temanku fela dan kalisa subuh-subuh yang numpang mandi juga berdandan di rumah rini. Tak lama dewa datang bersama komplotannya yang salah satu di antaranya membawa sebuah kunci jawaban. Bagi-bagi hasil lalu jam 6 berangkat secara terpisah menuju sekolah.
aku sedang dalam perjalanan ke rumah temanku rini jam 3 pagi untuk meminta hasil bocoran UN. Dan semua kelas punya basecam masing-masing dan kelas ku di rumah rinilah basecamnya. Aku yang bersama temanku fela dan kalisa subuh-subuh yang numpang mandi juga berdandan di rumah rini. Tak lama dewa datang bersama komplotannya yang salah satu di antaranya membawa sebuah kunci jawaban. Bagi-bagi hasil lalu jam 6 berangkat secara terpisah menuju sekolah.
Seminggupun terlewat UN sudah selesai dan sekarang hanya
bisa menunggu hasilnya dari tukang post yang datang lulus atau tidaknya aku
ini. Dan ini adalah waktu kesukaan semua siswa di semua SMA apa itu?, apa lagi
kalo bukan clasmeting Hahaha. Setelah 1 minggu classmeting berjalan, aku tidak
melihat dewa yang hilang entah kemana dan tidak masuk-masuk. Wali kelas ku bu
dede masuk kelas “ibu mau kasih tau ke kalian, dewa di rawat” sentak anak-anak
semuanya kaget “tadi bapanya tlf ibu kalo dewa di rawat dari hari rabu kemarin,
di RS.jakarta, mungkin kalian mau jenguk dewa ?” aku dan teman kelas ku
langsung berpartisipasi ikut jenguk yang ternyata satu kelas ku ikut semuanya.
Keesokan harinya kami pergi ke rumah sakit dimana dewa di rawat
di ruangan VIP lantai atas. Aku dan yang lain masuk ke kamarnya dan melihat
dewa yang tidak menggunakan baju pasien, tapi hanya menggunakan kaos dan celana
jeans, aku gag yakin kalo dy sakit. Sebelumnya
ketika malam-malam semua kelas ku kumpul dirumah rini kita semua gempar dengan
catatan dewa. Di notebooknya, kami semua menangis membacanya termasuk aku, aku
merasakan sangat sedih saat itu, aku merasakan sebuah takut yang amat sangat
besar, aku merasakan ketakutan kehilangan dewa. Bukannya hanya kelas ku bahkan
1 SMA ku gempar dan menjadi bahan perbincangan heboh.
Aku sampai di rumah sakit dan melihat dewa yang tidur santai
sembari bermain hp. “lo bener wa mau di oprasi, kapan oprasinya?” sentak
anak-anak sembari memandang dewa yang bangun dari tempat tidurnya “ Cuma oprasi
kecil kali santai aja,kayanya besok” dewa sambil tertawa kecil, aku melihat
tidak ada beban di wajahnya, hanya ketenangan yang ada di sana saat itu.
selesai menjenguk kami semua pulang dan aku terus-menerus sms dewa tentang keadaanya,
aku tidak mengerti tapi aku sangat khawatir terhadap dirinya saat itu. aku
takut ia benar-benar menghilang seperti catatannya bahwa hanya ada 30%
keberhasilan hidupnya.
Keesokan harinya adalah hari dimana dewa di operasi,
operasinya jam 9 pagi dan kami di kelas bahkan kelas-kelas lain ikut mendoakan
keberhasilan operasi paru-parunya yang bermasalah akibat rokok yang
berlebihan. Ketika dewa sms ku “ni baru
jalan ke ruangan operasi, kalo gue bangun gue sms ya tapi kalo ga..” aku diam
membaca smsnya dan sentak membalasnya cepat “ lo ga usah pesimis gitu dong say,
gue yakin lo sembuh dan sehat kaya biasanya gue yakin kok” “ok” hanya itu sms
terakhirnya yang aku terima.
Jam 9:30 aku tlf hpnya tidak ada jawaban sedikitpun, sampai
akhirnya kakanya yang mengangkat tlf bahwa dewa masih di ruang operasi, ASTAGAH
aku sangat,sangat panic aku tidak tau tapi aku menangis saat itu. aku seperti
merasa kerisauan yang amat sangat besar.
Jam 13:40 aku tlf ke hpnya,kakanya waktu itu yang mengangkat
“ka, gimana dewa udah keluar operasi apa belum?” tidak ada suara dari kakanya,aku bingung apa
yang terjadi dan aku mendengar suara tarikan nafas yang panjang “dewa, dewa
udah ga ada ge” suara getar dari kakanya, aku diam dan langsung menangis,”kaka
bohongkan ga mungkin ka kemarin aku liat dewa baik-baik aja kok” aku yang menangis dan ngotot bahwa itu ga
mungkin terjadi. Dan di saat itupun aku tlf rini dan jojo bahwa dewa telah
meninggalkan kita untuk selamanya, semua anak-anak kumpul di rumah ku dan
menangis kami semua sayang pada dewa mencintainya bahkan sangat,sangat tidak
ingin kehilangan sosoknya. Air mata kamipun jatuh aku tau ini tak akan membuat
ia kembali hidup,tapi hanya ini cara kami merespon rasa emosi kami. Aku belum
sempat bilang bahwa aku menyayanginya lebih, aku mencintainya lebih, dan aku
sangat ingin menjalin kasih bersamanya dan itu tidak terucap oleh ku, dewa
meninggalkanku lebih dulu. Ia pergi dan meninggalkan berjuta-juta kenangan di
kelasku, sifatnya yang lucu,bodoh,dan kadang mengesalkan itu akan teringat oleh
kami semua.
Malam sebelum operasi,dewa sempat tlf ku dan ia sempat
berkata “kalo kamu sayang sama hidup kamu, jangan pernah pikirin kematian” aku ingat selalu kata-kata itu dan aku akan
mengingatnya sampai aku menyusul ia nanti.
Selamat jalan dewa We
Love you
Senin, 13 Agustus 2012
Sacrifice
Triani Dhara temen-temen ku biasa memanggil ku dhara, aku
seorang wanita muda ya remajalah yang sedang berumur 16 tahun dan sedikit lagi
menginjak umur 17,dimana lagi manis-manisnya katanya sih hahahhaaha. Seperti yang ku bilang tadi umurku 16 jadi
sekarang aku masih SMA kelas 2 di sebuah SMA swasta yang terkenal sebagai
Military school , dimana latihan-latihan model tentara,polisi,PM,dan
sebagainyalah itu di ajarkan disini. Mulai dari
keterlambatan,kerapihan,kedisiplinan, dan banyak yang gak bisa di tulis disini,mungkin
kalo kalian baca, itu sih sama aja dengan SMA lain heemmm padahal beda banget
lohh di sekolah ku yang telat 1 kali,bersihin taman, 2 kali,buka baju berlari
keliling lapangan ala TNI, dan 3 kali telat akan di pulangkan dan sebelum di
pulangin di siksa dulu macam tarunadeh. Kerapihan,yang laki-laki itu rambut
paling panjang 1cm bayangindeh di SMA ku semua cowo botak jadi lucu ngeliatnya
dan masih banyak lagi kalo di terangin bisa abis 6 buku kali tentang
hukum-hukum di SMA ku ini,tapi disinilah aku menemukan arti perjuangan dan mengalah untuk berkorban dari seseorang teman
yang menjadi sahabat.
Waktu kelas satu aku mempunyai geng tersendiri di SMA ku aku
di sebutnya geng cewe-cewe mahal aku
juga ga tau kenapa pada bilang gitu, mungkin karena penampilan kita yang
sedikit glamor kali ya maklum anak-anak zaman sekarang kali hahaha. Di kelas
satu aku sering melihat lelaki yang berdiri di pintu ketika istirahat macam
kuncen sajalah, dy anak kelas lain aku sering melihatnya karena kelas dy dekat
dengan kantin jadi ketika aku ke kantin aku harus melewati kelasnya dan melihat
dy untuk kesekian kalinya. Sebenarnya anak botak satu ini ganteng ,rapih dan
mukanya menunjukan kepintaran yang lebih dari laki-laki biasanya. Aku mulai memerhatikannya tapi apa iya aku
yang bertindak duluan ya ga mungkin dong cewe bergerak duluan inikan bukan
jepang. Aku mulai mencuri-curi pandang
dan melihatnya, aku melihat dy yang tenang dan santai tapi elegan itu yang
membuat aku mulai suka padanya tapi dy tidak pernah melihat ke arahku
sepertinya ya cinta dalam hatideh.
Ketika pembagian kelas 2 aku sangat berharap aku sekelas
sama dy dan denger-denger gossip katanya sih dy masuk IPA juga, hati ku senang
dan sudah mulai memimpikan kalo nanti kita sekelas. Uppsss aku belum
memperkenalkan laki-laki ini yah Hahahahah,ni aku kenalkan namanya Philip bukan
merek lampu ya, biasanya di panggil phil. Sambung lagi ke pembagian kelas
ternyata tuhan tidak mengabulkan doa ku aku tidak sekelas dengan phil dy IPA 2
dan aku IPA 1 bagaimana ia bisa kenal aku kelak. Eiitttsss tapi CSnya dy ada di
kelas ku dy punya band dan yang ada di kelas ku ini adalah drumernya mungkin
ini cara satu-satunya untuk mendekatinya ya dekati dulu temannya. Nama
drumernya dy ini dika dan dari dikalah aku mulai bertanya mereka suka lagu
apa,nyanyiin lagu apa aja kalo ngeband,trus nongkrong dimana aja kalo kumpul
dan semuanya deh. Aku mulai melihat phil masuk kelas ku dan menyapa dika csnya
dy untuk mengajak ke kantin aku sih berharap dy jomblo dan denger-denger
dari dika bahwa phil sudah kosong bahkan dy pernah pacaran dengan teman
sekelasnya yang sekarang ada di IPA 3. Phil sekelas juga dengan salah satu anggota
geng ku namanya icha, icha sempat bercerita dengan ku phil orangnya agak
pendiam mungkin karna baru masuk kelas 2 kali yang notabene kita belum kenal
banget satu sama lain tentunya. “tapi
dari mukanya ni orang suci deh ra” itu kata-kata icha yang teringat oleh ku,di
otakku,suci, WAAW. Dan ternyata itu terbukti apa kata-kata icha phil masuk
rohis dan menjadi calon terkuat untuk menjabati
kedudukan sebagai ketua rohis.
3 bulan kemudian phil terpilih sebagai ketua rohis di SMA ku
. dy bahkan menang telak di sini. Ada 5 calon ketua rohis salah satunya adalah
phil dan phil memenangkan 80% suara lebih dan sisanya di bagi-bagideh tuh ama
yang ke empatnya, kerenkan. Di otakku mungkin phil menang karena memang
tampangnya ganteng jadi kepilihdeh ya bisa di bilang jual tampang, tapi memang
tampangnya meyakinkan kok. Setelah phil
terpilih menjadi ketua rohis aku melihat ke akraban phil dengan icha,aku mulai
curiga kalau icha menyukai phil ahhh hilangkan prasangka buruk ini tuhan.
Aku dan phil mulai akrab dengan saling menyapa satu dan yang
lain. kami akrab karena aku teman dari icha dan phil sering kekelas ku bersama
anggota bandnya dy dan mengobrol dikelas ku tentunya. “udah ngeliatnya,Diliatin
mulu ntar abisdeh tuh quota mukanya dy sama lo” saut intan di sebelahku, “sial lo” ku jawab
sembari tertawa kecil. Sekilas aku juga melihat phil yang curi-curi pandang ke
arahku, ehemm kami saling curi-curi pandang satu sama lain GOD DAMN aku suka
banget sama cara ngelirik dan curi pandang matanya padaku hahahaha. Teman-temanku
sudah mulai memojokannku agar aku bilang
ke phil bahwa aku menyukainya “GILA LO, ya masa gue yang ngomong kalo gue suka
ya ga mungkinlah grils” aku menyangkal mereka dan intan menyahut omonganku “ya
kalo lo ga ngomong trus mau sampai kapan sayang kamu gini terus, tingkingdeh” aku
menunduk dan menjawab “iya sih tan, tapikaaaaann” intan memotong omongan
ku”udahlah kalo lo ga mau ngomong biar anak-anak aja yang ngomong , lo suka
sama phil biar dy yang nembak lo, FINE”
aku hentak berdiri dan memegang tangan intan “ENGGA, sembarangan lo ah,
biar dy aja yang sadar kalo gue suka sama dy” “lo tunggudeh ye ampe bulukan”
sahut yona anggota geng ku.
Aku melihat ke ganjilan diantara 6 orang gengku, siapa lagi
kalo bukan icha aku melihat ke anehan,dari tadi dy hanya diam dan menunduk sepertinya icha agak tidak mendukung kalau
aku menyukai phil.
Hari ini hari senin and time is Upacara hoammm waktu
berjalan lama dan aku mendengar suara-suara alam (gossip) tentang phil dan
icha. Aku sentak diam dan menunduk “kenapa ra?” ria memegang pundakku “gpp kok
Cuma agak ngantuk aja ni” sahut ku sambil beracting tenang “ohhh, oke” ria
sambil melepas tangannya dari pundakku. Setelah upacara aku ingin bertanya pada
icha apa iya gossip itu benar. Upacara telah usai dan aku ingin menarik icha
tapi apa yang kulihat, aku melihat icha dan phil berdiri saling menghadap satu
sama lain dan saling berbincang dengan santai aku melihat ke akraban yang
berbeda antara phil dan icha, ini bukan ke akraban seperti teman atau sahabat,
tapi seperti sepasang kekasih yang baru
mulai dengan percintaan mereka. Entah kenapa aku sedih melihat ini, hati ku
hancur karena melihat ini semua ,aku ingin aaahhhhh susah untuk di ungkapkannya
secara lisan.
Hari selasa aku mengajak jalan icha sehabis pulang sekolah
saat itu kami hanya berdua untuk sekedar mejeng-mejeng di mall. “hmmmm cha
gossip kalo lo jalan sama phil waktu hari minggu itu bener apa engga?” aku
sambil memajukan tempat dudukku, “ iya, tapi kita Cuma nyari buku bareng doang
kok biasa buku pesenan Pak joko, kenapa emang ra?” icha sambil memegang minum
“engga kok” ku jawab dengan sedikit gugup.
2bulan aku diam dan
tidak mau menyapa icha sedikitpun bahkan aku tidak mau mendengar namanya . aku
menjauh darinya,aku membenci dy,aku marah kepada icha yang sudah bohong dan
mengkhiyanati ku. “ra, gue mau ngomong sesuatu sama lo” icha yang tiba-tiba
menghampiri ku, aku tidak menjawab sepatah katapun dan wajahku berpaling “ra,
maafin gue karna gue jadian sama phil,gue suka sama dy ra ,gue juga sayang sama
dy, please ra lo jangan marah sama gue” icha sembari memegang tangan ku. Aku
orang yang angkuh dan ke kanak-kanakan dan aku masih tidak mau menjawab
pernyataan icha.
Besok harinya aku mendengar gossip heboh bahwa icha putus
dari phil, HOLLY SHIT, it’s real or no. aku mulai bertanya-tanya, tiba-tiba
icha menghampiri ku “lo udah denger gossip anak-anak kan ra?” “itu ga bener kan
cha?” aku menyahut dengan tajam “bener kok ra’ mungkin kita ga cocok” sahut
icha, aku bingung antara senang atau sedih, aku senang icha melepas phil tapi
aku sedih ketika melihat icha sedih.
Sehabis pulang sekolah, aku keluar paling akhir di kelas
ketika aku keluar ada phil di pintu dan menarikku keluar “lo tau gue putus sama
icha?” “iya, baru tadi” sahutku dengan lugunya.
“dan lo tau kenapa gue putus dari icha?” phil yang sambil menatapku tajam
“engga” sahutku “icha nyuruh gue buat mutusin dy” aku sentak terperangah menatap
balik ke phil “karena lo, dy relain gue
buat lo,dy berkorban demi lo ra, dan harusnya lo tau itu” aku hanya diam dan
merasa mempunyai kesalahan yang amat sangat besar di pundakku. “gue emang suka
sama lo tapi gue ga ngarep kaya gini phil” phil diam dan melihat ke arah
kelasnya dan icha keluar dari kelas itu. aku melihat icha membendung air matanya
aku melihat itu dengan jelas “aku pingin kalian jadian dan aku yakin apa yang
aku relakan ga sia-sia buat kalian” icha sembari memegang tangan ku dan phil.
Phil yang masih menatap icha kemudian mengalihkan pandangannya padaku “kita
coba jalani dulu ya ra?” aku hanya diam tidak bisa berkata-kata,aku ingin nangiiiiis.
2 bulan lebih aku menjalin kasih dengan phil dan aku melihat
icha yang sudah bergandengan dengan fram anak IPS, aku sangat berterima kasih
dengan icha karena iya mau menderita demi aku dan phil, ya walau di sini aku
bersikap egois, aku tidak ingin kalah dari siapapun tapi icha sahabatku iya
menerima ku apa adanya. Dari ichalah aku belajar sebuah ke ikhlasan itu.
Sampai sekarang
aku kelas 2 SMA aku masih menjalin kasih dengan phil,aku hanya bisa berharap agar aku sampai akhir bisa bersama phil, menikah, punya anak,rumah, dan lain-lain mungkin itu masih jauh tapi apa salahnya dengan sebuah pengandaian.
aku kelas 2 SMA aku masih menjalin kasih dengan phil,aku hanya bisa berharap agar aku sampai akhir bisa bersama phil, menikah, punya anak,rumah, dan lain-lain mungkin itu masih jauh tapi apa salahnya dengan sebuah pengandaian.
REPLAY (part2)
Aku berjalan dengan tia dan sangat banyak keganjilan yang
terjadi di antara kami,tiada kata aku dan kamu. Bahkan kami gak bergandengan
seperti dulu lagi, ya mungkin karena aku sudah berpacaran dengan isya jadi itu
membuat tia seperti ini “lo kok diem aja sih ia?” ku Tanya tia sambil memegang
tangannya “lo ga ngajak ngobrol ya gue diem” jawab tia, GOD gue harus nanya apa
lagi kalo udah kaya gini masa iya gue harus Tanya *kamu lagi apa, lahkan lagi
sama gue* astagah gue ga ada omongan sekarang apa iya gue harus ngomongin cuaca
*cuaca hari ini suhunya 350 C ya ia* gokil banget kayanya itu. “cewe
lo ga marah kita jalan berdua aja ni?” Tanya tia, mendadak kaget dan mendadak
mikir , aku gak kasih tau ke isya kalo aku jalan sama tia kalo sampe tau yang
ada malah di kebiri aku sama isya. “ga kok gue udah bilang ke dy lagian” jawab
ku dengan keringat dan kerja jantung juga ginjal yang kurang baik.
Sehabis jalan dengan
tia,aku malah makin renggang hubungan ku dengan isya, sekarang akhir kelas 2
dimana mau naik ke kelas 3 tentu saja sehabis melewati rintangan ninja saga
dulu baru bisa naik kelas. Di kelas 3
ini aku tidak sekelas dengan isya dan tia tapi malah mereka berdua sekelas
astagah bagaimana nasib mereka nanti tanpa aku (ini adalah contoh lelaki yang
mempunyai Percaya diri yang berlebihan dan bisa menyebabkan Over dosis) di
kelas 3 hubungan ku dan isya kandas, aku putus dengan isya. Isya tau hubungan
ku dengan tia dan tia pun juga menjauh dari ku karena di tegur isya di kelas
mereka. Aku mengakhiri hubungan ku antara tia dan isya aku menjauh dari mereka
berdua aku memilih wanita lain.
Sampai sekarang dimana aku sudah kuliah di universitas
swasta. Sudah 2 tahun aku tidak bertemu tia dan tidak ada kabarnya tentang dia.
Aku pernah dengar dari bisikan-bisikan makhluk penggosip bahwa tia sekarang
kuliah di Sulawesi,jauh banget gak tuh.
Karena aku makhluk Facebook tia mengechat ku dan bilang “hai ni, udah lama nih
gak ngobrol” aku yang melihat chat yang timbul di bawah itu dan melihat bahwa
nama TIA ternyata mengechat ku,akupun membalas dengan semangat 45,46,47,bahkan
ampe 48”hai juga ia,iya yah udah lama gag ngobrol eh lo kuliah dimana
sekarang?” tia”gue di sulteng ni, kenapa emang?” aku lemas mendengarnya jauh
banget ampe-ampe ke sulteng “gppkok nanya doang kok jauh banget kuliahnya?” tia membalas
lama-lama-lama-lama-lama-dan lama dan akhirnya muncul tulisan ia “namanya juga
nuntut ilmu ni ya wajarlah kalo jauh, kangen ya sama gue” lalu ku balas dengan
cepat secepat zeus mengirim kilat ke
bumi “ohhh, Hahaha lo kali yang kangen sama gue,eh lo ga ke Jakarta lagi?” dan
tiapun membalas amat sangat lama sampai meluber aku di lantai “tuh kan nanyain
gue kapan balik brarti lo kangen sama gue Hahahahah,oia tanggal 17 gue ke
Jakarta kok” aku berlari mencari kalender di kamar dan melihat tanggal 17 itu
kapan dan melihat leptop sekarang tanggal berapa dan ternyata di laptop ada
kalender juga astagah aku lupa. Sekarang tanggal 11 berarti 7 hari lagi tia
come back Astagah senang nian hati ini rasanya lalu ku balas chat tia dengan
cepat secepat bang rojim bikin gado-gado “serius, brarti 1 minggu lagi ya, hmmm
jalan yu ia udah lama ga jalan sama lo?” lalu apa yang terjadi tia lama
membalas daaaannn chat tia Offline.
Besoknya aku buka FB dan ada pesan dari tia “boleh, ntar
call gue aja ni, ni nomor gue 0857899xxxx20” ambil hp yang tadi ku lempar gak
tau kemana mencatat nomor tia dengan sangat hati-hati dan tersavelah nama tia di hp ku.
Setelah mendapat nomor tia aku sms tia (lelaki yang mulai
beraksi ketika mendapat kesempatan lebih) aku yang sudah menduda ehemm maksud
ku menjomblo selama 4 bulan lebih ini tentu saja sangat menginginkan wanita di
samping ku lagi.
Hari ini tanggal 17 tia sudah ada dirumah,baru saja sampai
ke rumah aku sms tia ketika malamnya “udah sampe rumah apa belum?” tia balas “
iya udah malah baru sampe” dan ku balas (ini adalah tipe-tipe cowo yang sok
perhatian sama cewe bahkan dan mungkin atau bisa jadi sama semua cewe kali)
“yaudah mandi sana trus istirahat biar ga cape” tia membalas “iya say ini mau
mandi terus langsung tidur besok sms lagi aja ya bye” ku balas cepat singkat
dan padat “oke says, astalavista baby”
2 hari kemudia aku dan tia jalan ke mall untuk menonton film
ya sebuah film action di bioskop kami nonton film batman tadinya tia ga mau
tapi setelah bujukan dan rayuan setan yang sekarang menjadi penasihat ku ini
tiapun mau,terkadang setan mengerti kondisi kita. Sekarang jam 13:40 dan film
di mulai 16:20 masih ada beberapa jam untuk modus hahahahaha “kamu mau makan
dulu atau di Sta*bu**?” tia menjawab
dengan halus “gue sih terserah” aku
“yaudah kita ngopi aja yu” tia”boleh sembari nunggu” aku memesan seperti biasa
dedoyanan ku dari ku lahir Capucinnos dan tia green tea. Sembari menunggu itu
aku mulai sangat akrab dengan tia aku yang melihat tia yang tambah cantik
tambah lucu dan aku mencintainya kembali aku sangat sangat sayang padanya
seperti dulu bahkan lebih. Sudah ada rencana di otakku untuk sesaat,simple plan
bukan band yah maksudnya rencana yang gampang aku akan nembak tia ketika
sehabis nonton nanti sembari dinner, biar romantic kaya di Tv tetangga.
Sehabis keluar dari bioskop aku ajak tia untuk makan malam
“gue laper ni mending kita makan dulu” (modus) “boleh gue juga laper ni” tia
jawab dengan tenang “kita makan di Plan**nod*** yu?” “oke” sahut tia. Sehabis makan aku mulai
dengan memulai pertanyan frontal ke tia “lo disana gimana ?” tia said
“maksudnya “ ku jawab sembari rokok di
tangan kanan dan air di tangan kiri “ya enak atau engga” tia sedikit berfikir,matanya
serong dan melihat ke atas sedikit,aku menyukai itu “ya ada enaknya ada
engganya” “enaknya apa emang trus ga enaknya?” tia jawab “enaknya ya bebas dan
jalan-jalan di tempat baru ga enaknya gue jauh dari ortu kadang kangen banget
sama mereka” aku memulai bertanya tentang hal yang besar dan merubah hidup
sehabis tia menjawab,aku akan menyatakan cinta sama dy “lo udah punya cowo
belom di sana?” tia diam sebentar “iya” ohhhh dear god aku ancur seketika aku yang
tenang santai dan stabil bisa ancur denger tia ngomong iya,pupus rencana ku
ketika ingin sampai tujuan aku hancur dan aku diam lemah ta berdaya tia aku
sayang sama kamu dalam hati ini berontak aku ingin teriak sekencang-kencangnya.
Sebuah kata bisa menghancurkan sebuah rencana besar “oh, siapa cowo lo?” tia
jawab “ ya lo pasti ga kenallah soalnya dia orang sulteng juga ni” aku yang
lemah mulai bersandiwara sok tidak terjadi apa-apa di depannya “satu kampus
sama lo?” “engga kok, dy di sekolah tinggi di sana” tia jawab dengan suara
tenang dan ia tak tau hati ini yang hancur.
Aku mengajak tia pulang,ketika aku mengantar ia pulang aku
pergi ke sebuah club di kemang untuk meringankan otak ku sedikit. Aku hancur
gara-gara wanita,sempat banyak pertanyaan di dalam otakku, kenapa aku dulu
menyia-nyiakan dy, kenapa aku dulu memilih membuang dy,kenapa, kenapa, dan
kenapa. Mungkin ini salah satu dari kesalahan ku dulu yang mengacaukan
segalanya antara isya dan tia. Dan itu berimbas sekarang . aku tidak tau harus
berbuat apa lagi.
Aku mencintainya lebih, lebih dari orang itu,seharusnya
bukan dy yang menjadi milik tia tapi aku yang ada di samping tia yang menjadi
kekasihnya yang menjadi keluh kesah hatinya itu semua seharusnya aku. Aku
sempat beberapa hari lost contact dengan tia karena aku masih butuh waktu untuk
sendiri. Beberapa hari kemudian tia sms ku “main yu ni?” aku diam ketika
membaca sms ini dalam hati haruskah ku balas atau tidak sama sekali “mau main
kemana emang” “terserah,hmm gimana ke café aja?” tia jawab seperti tak terjadi
apa-apa. Mungkin di otak tia aku tidak apa-apa ya tidak apa-apa karna aku bisa
beracting dengan baik tapi aku tidak bisa menahan hancurnya hati ketika melihat
tia “yaudah jam 4 gue samper ya” “ok boss” tia balas dengan emotikon lucu di
smsnya.
Apa aku harus menyalahkan tia untuk soal kesakitan hati ku
ini atau aku ke sulteng dan memukuli cowonya tia atau juga aku ML dengan tia
maka tia akan memilih ku sebagai pacarnya,TIDAK
aku tidak akan se naïf itu.
Aku akan membiarkan kisah ini aku saja yang tau, hanya
aku,biar ku pendam ini sendiri. Apa aku memang tidak pantas untuk tia mungkin
iya.sampai sekarang aku masih memendam cinta terhadapnya ,aku bahkan masih
sayang terhadapnya.
Dan sekarang aku hanya bisa menunggu,ya menunggu,menunggu dan
menunggu karna aku masih mencintainya.
Selasa, 07 Agustus 2012
REPLAY
Aku , ya.. aku. Nama
ku Husni aku sekarang sudah kuliah di Universitas swasta daerah Jakarta. Dan
sekarang aku menyukai seorang wanita yang dulu sempat ku sukai di masa-masa SMA ku. Mungkin cerita ku hampir
sama di tv atau FTV tapi ini berbeda
hasil dengan kenyataan yang ku terima. SMA ku di daerah Jakarta pusat , cempaka
putih SMA ini memang SMA yang ya menurutku sekolah yang amat carut-marut untuk
di jadikan sebuah SMA, harusnya ini STM yang berkedok SMA. Ketika kelas 2 SMA
aku dikenal sebagai salah satu murid pemberontak di SMA ku ya karena memang aku
lumayan bandel tapi lumayan pintar juga kok. Nilai ku saja selalu 100, dan itu
di bagi 14 pelajaran Hahahaha. Jejo adalah salah satu pemberontak di SMA ku
juga, dari aku kelas 1 aku selalu mendengar temanku jejo selalu menyebut-nyebut
nama tia, bahkan sampai kelas 2 pun jejo selalu menceritakan tentang tia. Dulu
jejo pernah mengajakku berjalan-jalan yang ternyata aku di tipunya bukannya
berjalan-jalan malah aku di ajak ia untuk ke rumah tia “jadi obat nyamuk ni
gue” bilang ku sambil geram “ya ikut ngobrol aja kali” jejo dengan wajah yang
kurang dari nilai standard remed. Sampai
rumah tia jejo hanya sms dan tia pun keluar,(I think wanita jaman sekarang
seperti delivery jika di tlf atau sms langsung datang kurang dari 30 menit). Jejo
sangat menyukai tia, jujur pertama kali aku melihat tia sempat terfikirkan di
otakku apa yang menarik dari wanita yang bertubuh kecil dan rambut pendek ini.
Tia melihat kearah ku yang sedang di bonceng oleh Monster jejo dan akupun
melihat balik ke arahnya dan melihat tia. Tidak ada yang menarik dari apa ku
lihat menurutku tia tidak memenuhi criteria sebagai wanita idaman kaum Adam.
Wanita yang memenuhi persyaratan kaum adam itu cantik,kulit
mulus tiada cacat,putih, rambut panjang terurai seperti iklan sunslik, wajah
manis, suara halus, lembut dan juga yang sedikit manja tapi mandiri itu yang
aku mau O’ia 1 hal lagi kalo bisa anak Pejabat (RT/RW). Dan aku juga baru tau
ternyata aku dan tia kita satu perkomplekan di perumahan Arcici dimana hanya
beda 4 gang dari rumah ku ke rumah tia, ga peduli sih sebenernye.”kamu lagi apa
di dalem tadi?” sapa jejo dengan muka sok polos (polos ½ dari blo’on) dan
(kata-kata dari “kamu lagi apa” itu kata-kata umum yang biasa lelaki ucapkan
bila tidak ada perkataan lain) “Cuma smsan aja di kamar” tia dengan suara pelan,
akupun menyeling pembicaraan mereka “kok gue ga tau ya lo anak AC juga!!” (AC =
ArCici Perkomplekan kita biasa di sebut anak AC) “gue juga baru tau lo anak AC”
tia menjawab pertanyaan ku dengan mendekatiku perlahan DAN AKHIRNYA malah aku
yang mengobrol sama tia bukan jejo, jejo malah menjadi obat nyamuk di samping
ku dan tia.
Setelah pertemuan itu aku mulai sedikit akrab dengan tia dan
tiapun begitu kami saling tegur sapa dengan tia di sekolah ataupun ketemu di
perkomplekan. Kelas 2 SMA jejo keluar dari SMA ku, ketika jejo keluar dari SMA
aku dan tia menjadi sekelas ketika kelas 2. Di kelas aku menjadi ketua kelas,
aku di pilih karena paling berisik di kelas dan menjadi ketua kelas. Pelajaran
paling membosankan yaitu FISIKA kebetulan aku masuk kelas IPA, Fisika di
buatlah kelompok secara acak dan aku masuk dalam kelompok tia disanalah aku tau
nomor tlf tia. Kami saling smsan untuk masalah tugas (Modus) dan aku ke rumahnya
untuk mengerjakan tugas saat itu hanya kami berdua saja di rumah tia
“teman-teman mana ?” aku bertanya sambil liat kiri kanan “pada gag datang
kayanya ni” tia jawab dengan tenang
“jadi kita bedua doang?” “iya” tia jawab dengan senyum manis “oke no
problemoh” ku jawab dengan santai.
Aku duduk lesehan dirumah tia dan tia memakai celana pendek
1 jengkal di atas lutut dan baju tengtop tipis dan itu yang membuat iman ku
goyah untuk jangka panjang (lelaki mana yang konsen jika melihat wanita
berpakaian baju tengtop tipis dan celana ketat
1 jengkal di atas lutut). Aku bukannya focus pada pelajaran tapi malah
focus pada tubuh tia yang mulus itu. aku yang biasanya hanya tegur sapa dengan
tia sekarang mengobrol dan berhadapan jelas dengan tia ASTAGAHHHHH ternyata tia
cantik sekali. Aku tak bosan melihat ke arahnya dan sedikit demi sedikit
mendekatinya dan tia menyenderkan kepalanya di
bahu ku “ gppkan?” tia Tanya padaku sambil melihat ke arahku “gppkok”
aku yang sebenarnya bingung mau jawab apa. Ada hal beda yang aku rasakan, aku
merasa nyaman dengan tia, wanita yang nyambung di ajak ngobrol nada tertawa tia
yang lucu itu semua membuat ku melupakan semua criteria kaum adam tentang
wanita. Sehabis kejadian ini aku dan tia sangat-sangat akrab mau di sekolah
ataupun di rumah kami sering bergantian membawa kendaraan dan boncengan. Hari
ini aku bawa motor dan tia ku bonceng besoknya tia bawa motor dan aku di
boncengnya tapi tetap aku yang nyetir. Tapi bodohnya aku tidak pernah bilang
suka,cinta dan sayang pada tia aku gag pernah nembak tia bukan karena takut di
tolak, aku tau tia juga mencintaiku tapi terkadang ada sebuah hal yang tidak
bisa di ungkapkan oleh kata-kata.
Sudah 3 bulan berlalu, aku dan tia belum ada status asli
kami saling cinta tapi kami tidak punya status apakah kami pacaran atau tidak.
Mungkin hampir setiap menit kami smsan dengan kata sayang, ay, dan beb
telefonan berjalan nonton berdua bergandengan dan bermesraan tapi ga ada
gunanya kalau tanpa status. Tapi bagi ku status itu hanya sebuah krupuk didalam
makanan sehari-hari.
Di kelas ku juga aku bertemu dengan seorang wanita cantik ia
memang popular dari kelas 1 siapa yang tidak kenal dengan Isya. Wanita cantik
kulit mulus idaman semua kaum lelaki yang suka menjelajah. Aku dekat dengan dengan isya karena ia adalah
sekertaris di kelas ku, di kelaspun aku sering duduk berdua dengan isya dan
ketika aku dekat dengan isya aku sejenak melupakan tia yang jelas-jelas
mencintaiku dan aku juga mencintainya. “sya, nanti temenin gue ke guru Bp ya,?”
aku bertanya sambil melihat ke arahnya “oke Pak ketua” jawabnya dengan suara
yang manja “good” jawabku.
Ku kenalkan 1 orang lagi temanku bernama Nizam, tinggi,wajah
seram, botak,dan berwana kulit gelap seperti masa depannya mungkin(karna ia
anak IPS). “tia lo jadian ya sama husni?” Tanya nizam ke pada tia dengan suara
yang amat sangat keras di lorong kelas kami “iya, kenapa emang” jawab tia
dengan santai “ohhh” nizam dengan bodohnya, tiba-tiba nizam menarikku ke arah
tia “lo jadian ama tia emang?” nizam tanyaku dengan suara toa masjid itu, aku
melihat tia di depanku tapi aku juga melihat isya di belakang ku,aku diam
sejanak aku tidak bisa berbicara ini sama saja membunuhku, ini sama saja dengan depan ku jurang belakang
ku jurang kiri dan kanan ku api aku tidak akan bisa kemana-mana “engga” ku
jawab dengan lemah “ENGGA” di perkencang pula oleh nizam yang membuat tia
mendengar itu, tia menunduk dan berjalan menuruni tangga bersama-sama temannya
dan perlahan menjauhi ku dan si brengsek nizam.
Setelah kejadian kemarin aku mulai merasa keganjilan di
antara aku dan tia ada sesuatu yang salah dari perkataan ku kemarin tapi aku
gag mau minta maaf (lelaki tinggi akan gengsi susah untuk minta maaf kecuali ke
pepet. Tanda-tanda kepepet biasanya kalo mau putus baru minta maaf)
Sekarang pelajaran olahraga dan dikelas ku ketika pelajaran
olah raga (pelajaran yang paling dii senangi oleh kaum laki-laki karena
kerjaannya Cuma maen bola terus dan ga jauh-jauh palingan suruh ngerjain “LKS”
gag bakal di kerjain) biasanya wanita berganti
baju di kelas dan lelaki di lapangan opss maaf maksud ku di kamar mandi.
Sehabis pelajaran olah raga selesai terulang kembali wanita ganti baju di kelas
dan lelaki tidak ganti baju karena males
bau keringet kelas kami nih. Ku pikir semua wanita ganti baju di kelas tapi ketika ku duduk di jendela
mushola sekolah kami dan aku menengok ke kanan lalu
“aaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh”
isya teriak karna ia melihatku ketika ia sedang ganti baju “sorry sya
gue ga tau, lagian gue ga liat apa-apa kok sumpah” sentak ku sembari menjauh
dari jendela mushola “aahhh husniiiiii” isya teriak kepadaku “gue beneran gag
tau lagian tadi lokan pake daleman belom kliatan jadi itunya” jawab ku “itunya
apa sialan lo ni” rita pun dating karena mendengar suara isya yang teriak dengan
kencang “lo tereak kenape sya?” Tanya
rita “tu ta si husni ngintip gue masa” jawab isya dengan nada lucu ala dy “kaga
kok sembarangan lo sya, orang belum keliatan semuanya kok” jawabku “ lo mah
emang mau kalo keliatan semuanya” saut rita sang profokator.
Sehabis kejadian itu entah dari mana aku mulai suka dengan
isya dan aku melakukan hal yang sama dengan isya seperti aku melakukan tia
kemarin, smsan dan saling menelefon dengan kata-kata sayang sangat mirip dengan
apa yang kulakukan pada tia kemarin. Ini seperti memutar waktu kembali dan
bedanya disini bukan tia tapi isya, ya isya, isya yang mengisi hati ku sekarang
ketika tia jauh dari ku. Beberapa hari kemudian aku menyatakan rasa sayang ku
pada isya dan isya menerimaku menjadi pacarrnya. Berita inipun menyebar cepat
di SMA ku dan kali pertamanya aku tlf tia lagi “hai kamu lagi apa?” Tanya ku
“gue lagi nonton tadi kenapa” tia bilang GUE ga biasanya tia bilang
gitu,sepertinya tia tau jelas jika aku dan isya jadian dan tia menjauh dari ku
dan mulai berkata gue dan elo (ga pake end) “ga apa2 kok Cuma nanya aja kan
kangen say” jawabku dengan suara sok lugu “ohh kirain kenapa” jawab tia “eh
minggu lo ga kemana-manakan?” (jika ingin mengajak wanita jalan denganmu
gunakanlah kata *kan* saya sudah menerangkan itu di cerpen pertama) “engga
kayanya kenapa emangnya ni?” (wanita tidak suka di Tanya jadi langsung
berikanlah kepastian jika ingin dan menginginkan sesuatu) “ikut gue jalan yu
bisakan?” jawabku , tia “hmmmm(wanita yang sok mikir yang membuat lelaki ikutan
berfikir antara di trima atau engga sama sekali) bolehdeh mau jam brapa emang?”
legah banget hatiku tia mau ikut jalan denganku rasanya duhh “nanti gue sms aja
ya jam brapanya, gue yang samper lo okeh say” “oke mass bro” saut tia.
Bersambung…….>>>>>>>>
Kamis, 02 Agustus 2012
Move on
3 tahun yang lalu adalah peristiwa terindah dalam hidup ku
ini bukan tentang sex yang bergairah tapi tentang cerita dimana masa-masa SMA
ku. Aku sangat terkenal di SMA ku di salah satu SMA ternama di daerah Tangrang.
O’ia aku belum memperkenalkan nama ku nama ku kiki sewaktu SMA kelas 1 kaka
kelas dari 2 angkatan menyukaiku tapi ada dimana semua seseorang mempunyai
kelemahan dalam dirinya sendiri dan aku mempunyai sebuah kelemahan yaitu takut
untuk mengatakan cinta terhadap orang yang aku cinta. Aku selalu di gosipkan ke
semua wanita-wanita cantik di SMA ku tapi aku tidak membuktikkan itu . SMA
kelas satu aku di sudutkan oleh temannku bernama ilah ia membujukku untuk
mengatakan cinta kepada seorang ketua kelas ku yang pasti bukan lelaki tetapi
seorang wanita bernama tiah ia wanita yang manis dan pintar dan juga wanita
desa yang lugu.
Aku memang terpikat padanya tapi aku tidak berani
mengungkapkannya, aku memang seorang pemimpi dimana di dalam mimpiku ada sebuah
khayalan tingkat tinggi mungkin tidak hanya aku tapi semua lelaki pasti seperti
itu. aku di beri tahu kepada diah dia adalah target ilah temannku kami berdua
sepakat untuk mengatakan cinta kepada sesorang yang kami cita secara bersamaan
yang pasti beda tempat tentunya. “lo nembak tiah gue nembak diah mau ga ki” itu
kata-kata ilah ketika kita istirahat di kantin “oke siapa takut” balas ku. Ilah
pun makin membara di hatinya dan berkata padaku “nanti sehabis pulang sekolah
gue nembak diah lo nembak tiah ok” aku diam dalam hatiku apa iya aku mampu
mengatakan suka pada tiah dengan basic ku yang amat sangat pemalu. Dengan kata
terpecah ku bilang “deal”
Sebelum sepulang sekolah diah memberi tau padaku “ki tiah
itu suka sama lo tau malah 1minggu yang lalu dy mimpiin lo jadi pacarnya dy”
SERIUS” ku jawab dengan muka tegang. “serius ngapain gue bohong atau
jangan-jangan lo juga suka ama tiah ya cieee…cieee” wajah ku memerah ketika
diah menebak isi hati ku yang dalam dan gelap ini “engga” ku jawab pucat “ga
usah malu-malu mending lo tembak dy sekarang dari pada nanti di rebut orang
laen duluan, inget ki wanita manis itu cepet lakunya loh” tarik nafas
dalam-dalam sedalam sumur dan mengeluarkannya secepat kilat lalu menelan ludah
itu yang saat ini ku lakukan. “Gimana mau nembak atau menyesal nanti “ diah
memberikan pertanyaan yang amat susaah bahkan pertanyaan dia ini lebih susah
dari pada soal UN dan kuis-kuis di tv. Aku bisa saja bilang suka tapi aku masih
ragu, bukan ragu dengan tiah menyukaiku
atau tidak tapi aku ragu dengan keyakinanku apa aku bisa bilang cinta pada
tiah.
jam menunjukkan ke angka 12.28 WIB 2 menit lagi bel berbunyi
astagah aku masih takut untuk bilang ke tiah bahwa aku menyukainya. Lalu akupun
menyampaikan sebuah pesan lewat diah “temuin gue di kantin abis pulang” itu yang
kusampaikan ke pada tiah dengan
perantara Diah, sempat didalam otakku kenapa tidak lewat sms saja atau tlf
mungkin itu akan lebih mudah dan simple pasti. Tapi yang aku takutkan nembak
aja lewat tlf gimana pacarannya nanti karana menurut Majalah Playboy terbitan
2012 terbaru bahwa jika menembak wanita lewat sms atau media lainnya anda akan
berpacaran seperti itu juga dalam hati ya pasti ga maulah gila kali gue punya
pacar Cuma di tlf doang.
Jam 12.30. bellpun berbunyi dan
aku sentak keringetan dan panic sepanik-paniknya . ilah pun mandatangi kelas ku
dan berkata “gimana ki jadikan” “fine” ku menjawab dengan getar. Tiah dan
diahpun keluar kelas dan duduk di depan kelas. Aku berdiri di depan temen-temanku ketika
anak-anak sudah mulai bubar sedikit demi sedikit akupun menghampiri tiah “ke
kantin yu” tiah dengan wajah lugunya hanya menganggukan kepalanya. Sontak
akupun berjalan ke kantin dengan tiah lalu tiahpun duduk. Di sisi lain ilah dan
diah menantiku dan tiah di depan kelas mereka juga hanya berdua. “kata diah lo
mimpiin gue jadi cowo lo ya” aku berkata dengan tidak percaya diri “iya” tiah
menjawab singat “kalau mimpi itu jadi kenyataan lo mau ga?” kata itupun keluar
dari mulutku.( Perlu di garis besari bahwa wanita sangat suka membuat lelaki
bingung dengaan jawaban wanita dan membuat hati deg-degan, kerja otak yang
tidak beres, darah yang mengalir cepat, dan keringat turun deras seperti hujan
badai).
“maksudnya apa?” tiah dengan wajah
lugu bertanya padaku dan menatapku, aku ta mau menatapnya karna malu. Lalu aku
memberi pernyataan “ia jadi kenyataan, lo mau ga jadi cewe gue?” (tadinya aku ingin mengganti pola kata dari
“mau ga” menjadi “maukkan” karna jika kata “mau ga” dy bisa aja bilang “ga”,
tapi jika kata “maukkan” ia pasti jawab “mau” kenapa? karna kata “Kan” itu
menun jukkan keharusan sedangkan kata “mau gak” itu memberikkan sebuah
pilihan). Tapi mulutku sudah terlanjur berkata itu. tiahpun diam dan menunduk lalu berkata “iya
mau” pengen teriak rasanya tapi ini lagi di kantin pengen loncat-loncat tapi
ini juga masih di kantin. Jadi aku hanya bisa menggemgam tangannya kencang dan
berkata “aku sayang banget sama kamu”
lalu aku memberikkan sebuah persyaratan pada tiah “hmm tapi kita backstreet ya”
“kenapa?” muka lugu tiah bertanya-tanya padaku,ku menjawab “gpp kok Cuma aku ga
suka aja berita tentang pribadi ku di ketahui orang banyak” tiah mengangguk
tapi ia bertanya padaku “apa ini karena fisi” (ku perkenalkan wanita yang
bernama fisi. Fisi adalah salah satu wanita yang menyukaiku amat sangat berat, tapi
jujur aku tak menyukainya karena dy terlalu over acting di depanku banyak
lelaki yang tidak menyukai wanita yang over didepan mukanya pasti). “engga kok,
ini ga ada hubungannya ama dy, aku ga suka sama dy, aku bilang aku Cuma gag mau
pribadi diriku di ketahui orang lain”. Dengan senyum seindah mentari tiahpun
menjawab “yaudah aku setuju kalo itu mau kamu”. Akupun menatap tiah dengan tatapan
harapan yang amat sangat tinggi dan panjang “tapi jangan kasih tau diah dan
ilah dulu ya kalo kita udah jadian” tiah sembari menatapku dan dengan kata-kata
manis semanis madu aku menjawab “iya sayang”.
Aku menaiki motor dan bergegas
pulang dan berpamitan dengan pacar baru. Ilah dan diah, mereka boncengan berdua
dan menyalakan motor lalu mengikutiku dari belakang. Aku melihat kaca sepion
motorku dan terpantullah mereka berdua bermesraan di sana, pikirku mungkin
ketika aku menembak tiah mungkin ilah juga menembak diah. Ilah mengantarkan
diah sebentar lalu langsung kerumahku, akupun baru sampai rumah baru sja
memarkirkan motor ke garasi. “ gimana ki sukses ga” ilah menanyakan itu sambil
tertawa kecil “hmmm” aku yang menunduk berpura-pura di tolak oleh tiah “ ya ki
sabar ya, gue piker lo pasti di terima ama tiah” dan aku mengangkat kepala ku
dantertawa “lah gue di terima kali sama tiah” dan akupun menanyakan hal sama
pada ilah “sama dong gue juga di trima kali” jawabnya dengan rasa PD yang
tinggi. Lalu kami masing-masing menceritakan bagaimana cara kami menembak satu
sama lain. Dan akupun baru tau ternyata ilah menembak diah di atas motornya
tadi sembari pulang, astagah menurutku itu hal yang picik. sempat terbesit di
dalam otakku mungkin ilah mengancam diah “LO MAU GA JADI CEWE GUE KALO GA
MAU,GUE TURUNIN LO” Hahaii.. ga mungkin kali ya eh tapi bisa jadi juga ya.
2 hari lagi ada masa bimbingan
OSIS baru dan tiah meengikuti kegiatan tersebut tidak hanya tiah bahkan ilah
pun ikut serta. Karena mereka berdua adalah anggota OSIS baru, jujur aku sempet
bilang ke tiah ga usah ikut hal-hal yang tidak berguna tapi tiah tidak mau dengar
saran ku, okelah namanya juga wanita malam ini aku di rumah ilah “lah ntar
disana tolong jagain tiah ya” “oke ki gampang itumah lo juga disini jagain diah
ya” aku agak ragu menjawab “fine” .
Hari ini hari keberangkatan tiah
mengikuti kegiataan aneh itu kami baru 3 hari pacaran dan tiah sudah pergi
astagah penghalang macam apa ini. Aku menjaga diah dan ilah menjaga tiah, aku
sangat percaya dengan ilah karena dy sahabatku dari SD jadi aku tau bagaimana
ilah. 4 hari berlalu tiahpun pulang dari kemahnya. “hai” itu sapaanku ketika ku
mejemputnya tiah yang baru turun dari bus, “ hai juga ayang” (deskripsikkan
anak SMA rata-rata ketika pacaran pasti mempunyai panggilan aneh-aneh dan
khsusus) aku memanggil tiah iyang dan tiah memanggilku ayang. Akupun memegang tangannya
yang dingin “kamu cape ya?” tiah mengangguk dan menjawab dengan suara pelan
yang penuh dengan kelelahan “iya yang”. Aku pun lalu mengantar ia pulang dan aku
langsung pulang juga tentunya.
1 minggu sehabis itu gossip di
sekolah muncul bahwa aku jadian sama tiah, dalam hatiku gossip ketinggalan
jaman dan ga update ni sekolah. Aku
mengajak tiah untuk emnonton film horror di bioskop (biasa trik lelaki) “yaudah
aku mau” lalu sore kamipun pergi ke mall untuk menonton film ketika mengantri
dan mendapat giliran memilih tiket tiah berkata “jangan di pojok aku gag mau”
(padahal target lelaki itu di pojok-pojok) “iya trus maunya dimana ?”tiah
dengan menghelakan nafasnya “disini aja” yang di tunjuk tiah adalah kursi D
nomor 17 dan 18, itu di tengah gila gue ga bisa ngapa-ngapain dong , but it’s
gonna be alright. Kami menonton, dengan rasa malu dan trik-trik lelaki aku
gunakkan aku memegang tanganya dengan banyak alasan dan akhirnya aku bisa
memegangnya. Tiah pun menyambar tajam tanganku, hal yang tidak enak ketika
setan muncul aku tidak di peluk oleh tiah tapi malah tanganku yang ada di
genggamannya di cakar oleh kukunya yang lentik itu. “aw” kecil teriakku “ehh,
maaf yang aku kelepasan maaf ya gppkan kamu?” aku hanya mengangguk dan dengan
senyum manis menahan perih.
Sudah 2bulan berlalu saat itu aku
di sekolah sedang berduaan dengan tiah ya memang belakangan ini aku mulai cuek
dengan tiah, tapi itulah aku yang mulai merasa bosan dengan sifatnya ia yang
terus-menerus mengolok-ngolok seperti bayi. “aku cape kalo kamu cuek sama aku
belakangan ini” itu pernyataan tiah yang mengungkapkannya di kelas ku ketika
istirahat. Saat itu ramai dan aku menarik tiah “ kita bicarakan ini nanti” tiah
diam. Ketika pulang sekolah tiah menarikku kea rah kantin, “aku mau tau kamu
maunya apa ki?” aku yang terhanyut diam, tidak bisa menjawab pertanyaan tiah
“terserah kamu kalo kamu kaya gini sama aku” setelah berkata itu tiah pergi dan
pulang aku yang masih diam yang masih memikirkan andai aku bisa memutar waktu
aku gag akan begini sifatku sama tiah tapi ini sudah terlanjur. Keesokkan
harinya ketika masuk kelas aku tidak menyapa tiah sama sekali jujur aku tak
sanggup, aku dan tiah tidak mengobrol dan menatap mata masing-masing selama 1
minggu. Ketika 1 minggu terlewat tiah SMS ku “aku di kantin pulang sekolah
nanti kamu susul,aku mau ngomong ke kamu”
Bel pulang berbunyi aku pun
berjalan santai kearah kantin, disana aku melihat tiah dengan minuman teh cup
di tangannya. “kamu mau ngomong apa ay” tiah berdiri dan menatap mataku “ aku
ga bisa maksain ini semua, sifat kamu yang mulai cuek dan ga mau peduli sama
aku, aku geram kalo kamu gini terus ki, aku mau tau kamu tuh ga sayang sama
akukan?” aku hanya bisa diam dan menatap matanya “kenapa kamu diem aja?, aku ga
tahan kalo kamu gini terus dan aku ga bisa sayang lagi sama kamu aku ga bisa
lagi” tiah menannggis dan menunduk, dan aku ingin memeluknya dan berkata aku
masih sayang sama kamu tapi aku ga bisa lidah ku keluh seperti beku yang amat
sangat susah untuk di gerakkan “ tapi aku sayang sama kamu,aku gag mau kita
putus” aku berucap dengan getar. “tiah menjawab sembari menangis “maaf kalo ini
keputusan satu pihak aja, tapi aku mau kita putus” aku dengan suara kecil dan
getar “ aku gag mau kita putus sampai kapanpun”
tiah” kalo kamu gag mau kita putus kita gantung hubungan kita aku hanya
bisa itu” tiah telah menaruh hati yang terdalam jujur aku sangat-sangat tidak
sanggup berawal di kantin dan berakhirpun di kantin. Aku menyesal karena aku
melapas sebuah keindahan yaitu tiah jujur ini ga bisa di terima oleh
hati,otak,bahkan jiwa ku. Aku memilih untuk menggantungkan cinta ku pada tiah.
2 hari kemudian tiah telefon hp ku
dan bertanya “ki, gimana aku ga bisa kalo di gantung gini terus, aku butuh
kejelasan” sebelumnya aku mendapat sebuah petuah ilham dari kaka ku tria, kaka
ku ini tau kalau aku putus dan menggantungkan hubungannku, kenapa? ya karna
dirumah aku menyetel lagu
Samsons-Luluh Melly
Goeslaw-Gantung. Di berikannlah sebuah petuah oleh kaka ku, “kalo cewe minta
putus jangan pernah gantung dy, bilang dengan santai iya, yakin tuh cewe yang
bakal nangis bukan lo” akupun diam dan memikirkan hal itu sejenak. “iya, kita
putus” aku berkata santai di tlf. Tiah diam dan tidak berkata apa-apa hanya ada
suara desahan nafas dy yang terdengar. “yaudah brarti kita putus ya” tiah
dengan suara getar.”iya” kujawab tenang, tiah langsung mematikan tlf tanpa
salam dan sedikit perkataan. Aku membayangkan mungkin dy menangis kejar dikala
itu dan aku hanya tersenyum tipis.
Ketika masuk sekolah tiah
menarikku lagi kekantin dan berkata “kita putus bukan berarti kita gag berteman
kan ki” akupun memberikan persyaratan pada tiah
“gue punya 3 syarat buat lo
1. Jika lo punya pacar jangan pernah pacaran di hadapan gue
2. Lupain kita pernah pacaran, kita saling ga kenal
3. Jangan pernah anggap gue ada”
tiah terdiam sejenak, aku melihat sedikit air mata yang ditahan olehnya agar tidak keluar dari matanya. “aku ga bisa ki, itu terlalu berat buat aku” tiah dengan suara getar , aku diam dan meninggalkan ia sendirian aku ingin menangis juga seperti tiah tapi aku ga bisa aku lelaki aku gag akan menangis buat seorang wanita.
“gue punya 3 syarat buat lo
1. Jika lo punya pacar jangan pernah pacaran di hadapan gue
2. Lupain kita pernah pacaran, kita saling ga kenal
3. Jangan pernah anggap gue ada”
tiah terdiam sejenak, aku melihat sedikit air mata yang ditahan olehnya agar tidak keluar dari matanya. “aku ga bisa ki, itu terlalu berat buat aku” tiah dengan suara getar , aku diam dan meninggalkan ia sendirian aku ingin menangis juga seperti tiah tapi aku ga bisa aku lelaki aku gag akan menangis buat seorang wanita.
NB: Orang yang kuat
bukannlah orang yang selalu menang
melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka terjatuh
dan ketika cinta hilang kita tidak perlu hilang bersamanya.
melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka terjatuh
dan ketika cinta hilang kita tidak perlu hilang bersamanya.
Langganan:
Postingan (Atom)